SMPN 1 Cibal Bangun Kelas Darurat Bersama Orang Tua Murid

Orang Tua dan Wali Murid SMPN 1 Cibal hari ini, Senin (31/8) membangun tenda di halaman sekolah. Tenda-tenda ini nantinya akan dipakai sebagai kelas darurat. Kepala SMPN 1 Cibal beri apresiasi kepada para orang tua dan wali murid.

Situasi Pendirian Kelas Darurat SMPN 1 Cibal. Sumber Foto: Dok. Sekolah

smpn1cibal.sch.id. Pagal (31/8). Orang Tua dan Wali Murid SMPN 1 Cibal hari ini, Senin (31/8) membangun tenda di halaman sekolah. Tenda-tenda ini nantinya akan dipakai sebagai kelas darurat. Kepala SMPN 1 Cibal beri apresiasi kepada para orang tua dan wali murid.

Kegiatan pembelajaran yang sempat dihentikan karena bencana gempa bumi yang melanda Flores baru-baru ini memaksa sebagian aktivitas, termasuk pendidikan dihentikan. Sejak gempa bumi pada Sabtu (15/8) lalu, para murid terpaksa belajar di rumah masing-masing. 

Berdasarkan surat pemberitahuan dari Dinas PPO Kabupaten Manggarai, kegiatan pembelajaran di sekolah dihentikan hingga Jumat (28/8) lalu. Kini kegiatan pembelajaran akan kembali digelar. SMPN 1 Cibal sendiri menyambut kegiatan pembelajaran dengan mendirikan kelas-kelas darurat. Hari ini, Senin (31/8), kepala SMPN 1 Cibal bersama para guru dibantu orang tua dan wali murid secara bahu-membahu mendirikan tenda-tenda yang akan dipakai sebagai kelas darurat. Kepala SMPN 1 Cibal, Adrianus Saverius Sudu, S.Ag mengungkap bahwa pendirian kelas darurat ini sebagai pengganti ruangan kelas. "Lembaga kita mengalami kerusakan yang parah, terutama beberapa ruangan kelas, sehingga tidak layak dipakai, maka dari itu sesuai dengan penyampaian dari Dinas PPO Kabupaten Manggarai, setiap lembaga pendidikan tidak diperkenankan melaksanakan pembelajaran di dalam ruangan. Untuk itu, kita mendirikan tenda-tenda sebagai kelas darurat," Ungkap beliau.

Apresiasi tinggi disampaikan Kasek Adrianus kepada para orang tua dan wali murid yang antusias membantu pembangunan kelas darurat ini. Beliau juga berterima kasih kepada para guru yang turut membantu pembangunan kelas darurat tersebut. "Saya berterima kasih kepada para guru SMPN 1 Cibal dan rekan-rekan kita dari SMKN 1 Cibal yang secara sukarela hadir membantu pendirian kelas darurat ini, terutama apresiasi yang tinggi untuk para orang tua dan wali murid yang turut membantu kita dalam pendirian kelas darurat ini." Imbuhnya. Jumlah tenda untuk kelas darurat ini sebanyak 5 tenda sehingga jumlah tenda menjadi 6 buah termasuk bantuan dari kemdikdasmen. Kegiatan pembelajaran (jika tidak ada perubahan) akan dilaksanakan pada Rabu (2/9) mendatang. Penulis: Admin.

Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin

LINK TERKAIT