Para murid kelas 9 SMPN 1 Cibal mengikuti kegiatan rekoleksi yang dipimpin pastor paroki Kristus Raja Pagal, Pater Marsel Kabut, OFM. Kegiatan digelar di gereja paroki dan dimulai pukul 08.00 wita.
Galeri Kegiatan Rekoleksi Kelas 9 SMPN 1 Cibal. Sumber foto: Dok. Sekolah
smpn1cibal.sch.id. Pagal (30/3). Para murid kelas 9 SMPN 1 Cibal mengikuti kegiatan rekoleksi yang dipimpin pastor paroki Kristus Raja Pagal, Pater Marsel Kabut, OFM. Kegiatan digelar di gereja paroki dan dimulai pukul 08.00 wita.
Jelang pelaksanaan TKA dan US bagi murid kelas 9, SMPN 1 Cibal gelar kegiatan rekoleksi yang melibatkan murid-murid kelas 9. Dipandu ketua rumpun mata pelajaran PABK, Agnes Soo, S.Ag, kegiatan dimulai sekitar pukul 08.00 wita.
Pemateri untuk kegiatan rekoleksi ini adalah Pastor Paroki Kristus Raja Pagal, Pater Marsel Kabut, OFM. Adapun tema rekoleksi yang diusung adalah "Hidup Dalam Kasih Allah."
Dalam pemaparannya, Pater Marsel, OFM mendeskripsikan tentang makna hidup, terutama bagi anak-anak dan remaja dalam menemukan jati diri mereka yang sebenarnya. Beliau mengungkapkan bahwa banyak anak sekarang lebih banyak bertindak di luar tugas mereka, terutama sebagai pelajar. Mereka sering terlibat dalam berbagai tindakan tercela yang menyebabkan kehilangan masa depannya. Berbagai contoh ditampilkan Pater Marsel, OFM terkait dengan fenomena tersebut. Beberapa media menampilkan bagaimana tingkah laku para pelajar yang tidak terpuji; melawan bahkan menantang guru, pesta seks dan terjerumus dalam pemakaian obat-obatan terlarang. Dari kejadian-kejadian itu, di hadapan para murid kelas 9, Pater Marsel, OFM mengungkapkan bahwa hal ini sudah menandakan bahwa anak-anak sudah kehilangan jati diri.
Selanjutnya, beliau menyampaikan bahwa situasi yang dialami anak-anak seperti pada kejadian di atas disebabkan oleh anak-anak itu sendiri. Para anak tidak mampu menahan godaan-godaan duniawi yang membuai mereka untuk bertindak sekalipun sadar akan konsekuensi yang akan didapatkan. Namun, karena gengsi lebih mendominasi maka tanpa berpikir mereka langsung terjun dan terlibat dalam tindakan-tindakan yang tidak terpuji itu. Hal ini tentu saja akan terbawa jika anak-anak terbiasa sehingga peluang mereka untuk menemukan dan mendapatkan cita-cita tidak akan tercapai.
Di akhir materinya, Pater Marsel, OFM mengingatkan anak-anak untuk senantiasa belajar melakukan hal-hal positif demi menjaga nama baik keluarga terutama orang tua yang telah susah bekerja demi memenuhi kebutuhan anak-anak.
Usai penyampaian materi oleh Pater Marsel Kabut, OFM materi selanjutnya disampaikan oleh pihak Puskesmas Pagal yang dibawakan oleh Kristina Melania Bey, SKM dengan tema PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) untuk remaja. Dalam pemaparannya, Kristina menjelaskan berbagai tindakan yang mengacu pada upaya menjaga kesehatan. Selain itu, beliau juga menerangkan berbagai jenis makanan dan kandungan-kandungan di dalamnya serta dampak mengonsumsi makanan- makanan tersebut bagi kesehatan. Kegiatan rekoleksi ini diakhiri dengan pelaksanaan perayaan ekaristi oleh Pater Fendy Marut, OFM. Penulis: Admin.