SMPN 1 Cibal buka tahun pelajaran 2026-2027 dengan upacara bendera. Upacara dihadiri para guru dan murid. Kegiatan ini digelar pada pukul 07.00 Wita. Dalam amanatnya, Kasek Adrianus Saverius Sudu, S.Ag mengingatkan agar para murid memahami tata tertib yang telah disampaikan agar tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran saat proses KBM berlangsung.
Situasi Upacara Pembukaan Tahun Ajaran dan Rapat Pembagian Tugas SMPN 1 Cibal. Sumber foto: Dok. Sekolah
smpn1cibal.sch.id. Pagal (20/7)- SMPN 1 Cibal buka tahun pelajaran 2026-2027 dengan upacara bendera. Upacara dihadiri para guru dan murid. Kegiatan ini digelar pada pukul 07.00 Wita. Dalam amanatnya, Kasek Adrianus Saverius Sudu, S.Ag mengingatkan agar para murid memahami tata tertib yang telah disampaikan agar tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran saat proses KBM berlangsung.
Usai pelaksanaan upacara, Kepala SMPN 1 Cibal, Adrianus Saverius Sudu, S.Ag mengundang para guru dan pegawai untuk menggelar rapat pembagian tugas. Rapat dipandu Wakasek, Petrus Kari, S.Pd. Rapat digelar di Lab. IPA SMPN 1 Cibal.
Sebelum pembagian tugas, Kepala SMPN 1 Cibal menekankan pentingnya kedisiplinan dalam menjalankan tugas. Beliau menegaskan bahwa segala kekurangan yang dimiliki dalam tahun pelajaran sebelumnya dijadikan sebagai motivasi untuk memulai melakukan perubahan menjadi lebih baik lagi. Setelah itu, Kaur Kesiswaan periode 2025-2026, Fransiskus Jelahu, S.Pd melaporkan jumlah murid yang terdata pada tahun ajaran baru. Kelas VII berjumlah 179 orang, kelas VIII 174 orang, dan kelas IX berjumlah 141 orang. Jumlah keseluruhan murid pada SMPN 1 Cibal berjumlah 494 orang. Rapat kemudian dilanjutkan pembagian tugas, mulai tugas pokok hingga tugas tambahan. Pembacaan tugas disampaikan sendiri oleh Kepala Sekolah.
Pelaksanan rapat berjalan aman dan lancar. Beliau, di akhir rapat mengingatkan para guru dan pegawai agar senantiasa melaksanakan tugas yang dipercayakan dengan baik dan penuh tanggung jawab. "Saya berharap semua tugas yang telah dipercayakan kepada bapak dan ibu sekalian bisa dikerjakan dengan penuh tanggung jawab. Tetap melakukan koordinasi dengan rekan-rekan sesama guru dan pimpinan jika mengalami masalah atau memiliki ide-ide untuk peningkatan kualitas lembaga kita," tutur Kasek Adrianus. Beliau melanjutkan, setiap kordinator tugas tambahan membuat program kerja agar segala pekerjaannya terarah. Penulis: Admin.