Pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah (UAS) berbasis online tingkat UPTD SMP Negeri 1 Cibal dimulai hari ini pukul 07.30 wita. Pelaksanaan ujian ini juga berlaku untuk seluruh tingkat SMP se-Kecamatan Cibal dan diikuti 152 peserta didik.
smpn1cibal.sch.id. Senin (29/4). Pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah (UAS) berbasis online tingkat UPTD SMP Negeri 1 Cibal dimulai hari ini pukul 07.30 wita. Pelaksanaan ujian ini juga berlaku untuk seluruh tingkat SMP se-Kecamatan Cibal.
Ujian Akhir Sekolah tingkat UPTD SMPN 1 Cibal melibatkan 152 peserta didik, dengan rincian yang disampaikan Kaur Kurikulum selaku Ketua Panitia Pelaksana, Silvester Lensi Haki, S.Pd.,Gr, jumlah peserta didik putra sebanyak 66 orang dan peserta didik putri sebanyak 86 orang. Sebelum memasuki ruangan, para peserta didik diperiksa oleh para panitia berkaitan dengan kelengkapan sarana ujian. Selain itu pemeriksaan ini juga berkaitan dengan upaya menghindari hal-hal lain yang dapat mengganggu jalannya ujian.
Kepala sekolah, Adrianus Saverius Sudu, S.Ag saat memberi pengarahan kepada peserta didik menegaskan bahwa pelaksanaan Ujian Sekolah ini merupakan penentuan bagi kelulusan para peserta didik. "Saya meminta kalian untuk mengerjakan soal-soal dengan saksama, gunakan waktu sebaik mungkin, perhatikan nomor soal dengan cermat agar tidak ada yang terlewati, dan tunggu instruksi dari pengawas dan panitia saat memulai ataupun saat mengirim ujian ketika selesai." tegas beliau di hadapan peserta didik.
Sebanyak 98% peserta didik memiliki android, sedangkan 2% sisanya tidak memiliki android. Peserta didik yang tidak memiliki android ini mengikuti ujian di laboratorium bahasa. Mereka mengikuti ujian menggunakan perangkat komputer. Sedangkan untuk ketersediaan paket data, sebagian peserta didik memiliki kuota sendiri. Untuk mengatasi masalah kuota ini, lembaga telah mempersiapkan router sebanyak 6 buah, sehingga peserta didik yang tidak memiliki kuota atau bahkan mengalami masalah saat browsing bisa mengalihkan penggunaan data dengan mengaktifkan wifi pada perangkat mereka.
Theresa Stelamaris Berahi, salah satu peserta didik kelas 9 yang mengikuti ujian saat ditemui tim web sekolah mengungkapkan bahwa pelaksanaan ujian dengan teknologi android sangat membantu, selain memberikan pengetahuan mengenai penggunaan teknologi yang baik, kami bisa mempersingkat waktu. "Tidak ada sesi seperti waktu pelaksanaan Try Out 1 dan 2, sehingga kami tidak lagi datang ke sekolah secara bergantian." Ungkap Stela.
Sementara Natalia Andini Ndara yang akrab disapa Andini menyampaikan bahwa mereka senang dengan adanya pelaksanaan ujian berbasis online, selebihnya dia menyampaikan hal-hal yang sama dengan temannya, Stela.
Sementara Kepala UPTD SMPN 1, Adrianus Saverius Sudu, S.Ag saat ditemui tim usai pelaksanaan ujian hari pertama menyampaikan apresiasi terhadap para panitia. "Untuk hari pertama ujian sudah berjalan dengan baik, kinerja para panitia juga sangat baik, mereka tanggap terhadap masalah teknis yang dialami para peserta didik. Saya juga mengharapkan ke depannya pelaksanaan ujian ini berjalan dengan sukses. Kita melaksanakan Ujian berbasis daring, jadi berharap saja masalah jaringan selama ujian ini tidak kita alami. Selain itu, kita juga tentu berharap agar semua perangkat yang digunakan dapat berjalan dan berfungsi dengan baik." Imbuh kepala sekolah.
Mata pelajaran yang diujikan pada hari pertama kali ini adalah Bahasa Indonesia dan PPKn. Secara keseluruhan pelaksanaan ujian berbasis online hari pertama ini berjalan dengan lancar. Tidak ada masalah serius yang ditemui pihak panitia. Penulis: Admin.